Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Rabu, 01 Juni 2011

Dasar tasawuf dalam Al-Quran dan Hadist

/ On : 14.31/ Thank you for visiting my small blog here.
1. Landasan Al-quran.
Al-quran merupakan kitab Allah yang didalamnya terkandung muatan – muatan ajaran Islam, baik Aqidah , Syariah maupun muamalah.
 Al-quran juga berbicara tentang kemungkinan manusia dapat saling mencintai dengan tuhan dalam QS. AL-Maidah : 54.
 Allah memerintahkan manusia agar senantiasa bertaubat dan membersihkan diri. Dalam QS. AL-Tahrim : 8.
 AL-Quran juga menegaskan tentang pertemuan Allah dimanapun hamba – hambanya berada. Dalam QS. AL-Baqarah : 115.
 Allah menjelaskan manusia dengan-Nya dalam QS. AL-Baqarah : 186 dan QS. Al- Qaf :16
 Mengenai zuhud, QS. An-Nisa : 77.
 Mengenai taqwa, QS. Al-Hujarat : 33.
 Mengenai tawakkal, QS. Al-Thalaq : 23.
 Mengenai syukur, QS. Al-Ibrahim : 7.
 Mengenai sabar, QS. Al-Mukmin : 55 , QS. AL-Baqarah : 155.
 Mengenai ridha, QS. AL-Maidah : 119.

2. Landasan Hadist.
Berikut ini beberapa muatan hadist yang dapat dipahami dengan pendekatan tasawuf

Artinya :
barang siapa yang mengenal dirinya sendiri berarti dia mengenal tuhannya.

Artinya :
aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi maka aku menjadikan makhluk agar mereka mengenalku.

Dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW juga terdapat petunjuk yang menggambarkan bahwa beliau adalah sebagai seorang sufi, yaitu ketika Nabi Muhammad SAW mengasingkan diri ke gua Hira.

Relate Posts



0 komentar:

Poskan Komentar

>