Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Senin, 18 April 2011

PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM.doc Rangkuman

/ On : 02.11/ Thank you for visiting my small blog here.
PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM
T. Fahrizal
A.     Pengertian Sosiologi.
Secara etimologi, kata sosiologi berasal dari bahasa Latin yang terdiri  dari kata “socius” yang berarti teman, dan “logos” yang berarti berkata atau berbicara tentang manusia yang berteman atau bermasyarakat.
Secara terminologi, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan-perubahan sosial. Adapun objek sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antara manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Sedangkan tujuannya adalah meningkatkan daya kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya.
Sosiologi adalah kajian ilmiah tentang kehidupan sosial manusia yang berusaha mencari tahu tentang hakekat dan sebab-sebab dari berbagai pola pikiran dan tindakan manusia yang teratur dapat berulang.
B.  Sub-Disiplin Sosiologi
Beberapa sub-disiplin dalam sosiologi yaitu: krimonologi, sosiologi sejarah, geografi manusia, sosiologi industri, sosiologi politik, sosiologi pedesaan, sosiologi kota, dan sosiologi agama.
C.  Pendekatan Sosiologi
Untuk menghasilkan suatu teori tentulah melalui pendekatan-pendekatan, demikian  halnya  dengan  teori-teori sosiologi. Ada tiga pendekatan utama sosiologi, yaitu :
1.      Pendekatan struktural – fungsional.
2.      Pendekatan konflik.
3.      Pendekatan interaksionisme – simbolis.
D. Agama sebagai Fenomena Sosiologi
Penjelasan yang bagaimanapun tentang agama, tidak akan pernah tuntas tanpa mengikutsertakan aspek-aspek sosiologinya. Agama yang menyangkut kepercayaan serta berbagai prakteknya benar-benar merupakan masalah sosial, dan sampai saat ini senantiasa ditemukan dalam setiap masyarakat manusia dimana telah dimiliki berbagai catatan tentang itu, termasuk yang bisa diketengahkan dan ditafsirkan oleh para ahli arkeologi .Jadi Jelas agama menunjukkan seperangkat aktivitas sosial yang mempunyai arti penting.
E.  Pendekatan Sosiologis dalam Tradisi Intelektual Islam (Ibnu Khaldun).
Ibnu Khaldun menghimpun aliran sosiologi dalam Mukaddimah.
Keunggulan Mukaddimah ditemukan dalam beberapa hal yaitu :
1.      Pada falsafah sejarah.
2.      Metodologi sejarah.
3.      Dialah penggagas ilmu peradaban atau filsafat sosial, pokok bahasannya ialah kesejahteraan masyarakat manusia dan kesejahteraan sosial. Khaldun membagi topik ke dalam 6 pasal besar yaitu :
a.        Tentang masyarakat manusia setara keseluruhan dan jenis-jenisnya dalam perimbangannya dengan bumi; “ilmu sosiologi umum”.
b.       Tentang masyarakat pengembara dengan menyebut kabilah-kabilah dan etnis yang biadab; “sosiologi pedesaan”.
c.        Tentang Negara, khilafat dan pergantian sultan-sultan; “sosiologi politik”.
d.       Tentang masyarakat menetap, negeri-negeri dan kota; “sosiologi kota”.
e.        Tentang pertukangan, kehidupan, penghasilan dan aspek-aspeknya; “sosiologi industri”.
f.         Tentang ilmu pengetahuan, cara memperolehnya dan mengajarkannya; “sosiologi pendidikan”.
F. Penulis dan Karya Utama dalam Studi Islam dengan Pendekatan Sosiologis.
Dalam kajian pendekatan sosiologi dalam studi Islam, banyak para penulis baik penulis dari barat maupun penulis muslim itu sendiri, yang telah menghasilkan karyanya tentang sosiologi yang ada hubungannya dalam memahami agama. Diantaranya adalah :
Clifford Geertz . Salah Satu Karyanya The religion of Java, Religion as a cultural system
Abu Raihan Muhammad bin Ahmad al-Biruni al-Khawarizmi. Karyanya berjudul Tarikh al-Hindi (sejarah India)
Ali Syari’ati telah menulis beberapa buku, diantaranya : Marxisme and other western Fallacies.
 Ibnu Batutah, adapun karyanya yang berjudul Tuhfah al-Nuzzar fi Ghara’ib al-Amsar wa Ajaib al-Asfar. Dll.
Ibnu Khaldun, Karya Besarnya Al-Muqaddimah.
Koentjaraningrat diantara hasil karyanya; masyarakat desa di Indonesia masa ini, beberapa pokok antropologi sosial dan lain-lain.
Agust Comte (1798-1857), seorang Perancis yang merupakan bapak sosiologi yang pertama kali memberi nama pada ilmu tersebut yaitu dari kata-kata socius dan logos. Hasil karyanya adalah; The scisntific labors necessary for the reorganization of society (1822).
G. Signifikasi dan Kontribusi Pendekatan Sosiologi dalam Studi Islam
Signifikasi pendekatan sosiologi dalam studi Islam, salah satunya adalah dapat memahami fenomena sosial yang berkenaan dengan ibadah dan muamalat. Pentingnya pendekatan sosiologis  dalam memahami agama dapat dipahami karena banyak sekali ajaran agama yang berkaitan dengan masalah sosial. Besarnya perhatian agama terhadap masalah sosial ini, selanjutnya mendorong agamawan memahami ilmu-ilmu sosial sebagai alat  memahami agamanya. Dalam bukunya yang berjudul Islam Alternatif. Jalaluddin Rahmat telah menunjukkan betapa besarnya perhatian agama yang dalam hal ini adalah Islam terhadap masalah sosial, dengan mengajukan lima alasan. Sebagai berikut. :
Pertama : dalam al-Qur’an atau kitab hadits, proporsi terbesar kedua sumber hukum Islam itu berkenaan dengan urusan muamalah.
Kedua : bahwa ditekankannya masalah muamalah atau sosial dalam Islam ialah adanya kenyataan bahwa bila urusan ibadah bersamaan waktunya dengan urusan muamalah yang penting, maka ibadah boleh diperpendek atau ditangguhkan (bukan ditinggalkan) melainkan tetap dikerjakan sebagaimana mestinya.
Ketiga : Bahwa Ibadah yang mengandung segi kemasyarakatan diberi ganjaran lebih besar dari ibadah yang bersifat perseorangan .
Keempat : dalam Islam terdapat ketentuan bila urusan ibadah dilakukan tidak sempurna atau batal, karena melanggar pantangan tertentu, maka kifaratnya ialah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan masalah sosial.
Kelima : dalam Islam terdapat ajaran bahwa amal baik dalam bidang kemasyarakatan mendapat ganjaran lebih besar daripada ibadah sunnah.
Berdasarkan pemahaman kelima alasan diatas, maka melalui pendekatan sosiologis, agama akan dapat dipahami dengan mudah, karena agama itu sendiri diturunkan untuk kepentingan social.


Relate Posts



0 komentar:

Poskan Komentar

>